#Romance - suginugi | blog ajaib Label :: #Romance :: | Blog Ajaib

Ajaib Hot News :
Tampilkan postingan dengan label #Romance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Romance. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2018

katalogi: ,

Senandung Rindu ku Dalam Puisi mu



Masih adakah lagi cinta tersisa,
Ataukah habis sudah waktu untukku menunggu-berharap dan menggebu rindu

Tidakkah cukup ratapanku,
Mengasingkan diri dari dunia yang tak kupahami-tak juga mengerti

Hingga tiga ratus purnama kian berlalu
Sesal menghentak dalam detak jantungku, menghela asa dalam nafas harapku

Apa artinya tangisan dalam keterasingan?
Bahkan jika hatiku menjerit, menggonggong kemudian,
Masih adakah lagi cinta untuk mendengar,
Ataukah habis sudah kata untuknya bicara?

Dengan yang paling kuinginkan sekalipun, berbait-bait puisi yang menyanyi
Tak kuasa menghibur hati
Setiap jeda menjelma luka
Seperti luka pada goresan tak sengaja

Tapi mungkin kelak pada akhirnya
Pada sujud-sujud dalam sholatku
Pada larik-larik dalam doaku
Pada setiap hitungan dzikirku
Akan kudapati tempat di bumi
Dimana senandung takdir yang bernyanyi
semerdu bait- bait dalam puisimu.




-1975-

Rabu, 07 Agustus 2013

katalogi: ,

Di Rudung Rindu

Aku meracau
memendam,,, lalu membisu
Aku menangis
mengharu,,, lalu membiru
Aku melegam
di rudung rindu
satu ramadhan
satu lebaran
tak bertemu
bagai seabad berlalu
dan aku,,, di rudung rindu
mengigau,,, lalu kacau
hatiku pilu tak khusyu
aku rindu
membuncah,,, lalu lelah
mengalah pada waktu.


-di tulis saat malam keagungan-

Kamis, 06 Juni 2013

katalogi: ,

Kata-Kata Tertulis


Mungkinkah MENCEMBURUI kata kata tertulis,
membenci coretan coretan yang dibuat pada malam hari seolah-olah mereka daging yang punya nama
dalam lipatan kulit berongga?

Atau, aku tak bisa memikirkan alasan lain bagi setiap perasaan yang hanyut bersama hormon dalam darahku yang mulai biru membeku.

Lalu apa lagi ini, ketika kehadiranmu semakin merumitkanku-otak reptilku?
Dan setiap penjelasan menjadi terdengar aneh,
lebih aneh dari setiap kata yang kubaca lebih -namamu- dalam susunan rapi bak puisi.

Yang duduk termenung dalam pandanganku yang memesona,
yang karenanya ;di bawah naungan cahaya rembulan
aku bersedia memberikan sepenggal demi sepenggal penyingkapan diriku, setiap waktu, untukmu.

Sementara kau -atas izin Sang Pencipta- berjongkok tak berdaya, terpukau tak bergerak
seolah terbuai mata ular yang tak berkedip-menghipnotis, lumpuh? Yaa,
oleh cinta
-cinta tak biasa dari SH pada MA- seperti dalam film india.

Tapi, kata itulah: CINTA.
diucap dan dikenang dalam sebuah kata kata tertulis.
Tersurat dalam daun kehidupan hingga mengakar, mencuat dan berkelakar.

-di interpretasikan dari kata kata Salman Rushdie dalam Midnights Childreen dan digubah oleh Sugih Nugraha untuk menjadi Mantra-