Sebuah puisi penggugah hati, penuh inspirasi, hikmah dan intisari (halah),ditulis dengan penuh emosi dan stabilitas politik negeri ini. Bisa membuat mata menangis, hati meringis, dan kulit tergiris. Inilah Peluh Kesah Sang Pengemis Tua: Wajahnya lusuh,, Bercucuran peluh,,, Rasanya seperti ia ingin mengeluh tapi ia tak mengeluh,,, ia hanya MENGEMIS "Pak, sedekahnya pak,,, sedekahnya pak!!!" "Bu, sedekahnya bu,,, sedekahnya bu!!!" Hatinya mungkin sedang menangis tapi ia tak menangis,,, ia hanya MENGEMIS Karena itulah dia disebut pengemis pengangguran bau amis,, eh bukan ding!!! tapi dia memang pengemis,, "Pak, minta uangnya pak,,, minta uangnya pak!!!" "Bu, minta...
Jumat, 13 Maret 2015
Langganan:
Postingan (Atom)