Dalam gerahnya malam sunyi ini; aku terdiam, membisu diluar diriku, sementara angin bergemerisik melengking, menghunjam rumput dan pepohonan, berisik seperti plastik dalam genggaman. Tapi kemudian, dingin, dingin, dingin kehausan; burung hantu yang terpana oleh gelapnya malam memekik di ambang mimpi buruk pawang hujan, mengambang diatas jalan, menambah kesunyian. Di bawah kabut-kabut yang bergelimangan, sebelum terjatuh dalam pelukan subuh mata mata yang terpejam menjadi kering kemudian basah dalam kegembiraan seolah kemarau hanyalah tiada hujan Maka dalam diamku yang padat; suara dalam diriku memantul menerjang dinding-dinding tenggorokanku yang hambar. Katakan! Ayo katakan! Suara adzan dari...
Kamis, 08 Agustus 2013
Rabu, 07 Agustus 2013
katalogi: #Romance, Puisi
Di Rudung Rindu
Aku meracau memendam,,, lalu membisu Aku menangis mengharu,,, lalu membiru Aku melegam di rudung rindu satu ramadhan satu lebaran tak bertemu bagai seabad berlalu dan aku,,, di rudung rindu mengigau,,, lalu kacau hatiku pilu tak khusyu aku rindu membuncah,,, lalu lelah mengalah pada waktu. -di tulis saat malam keagungan- ...
Langganan:
Postingan (Atom)