Mungkinkah MENCEMBURUI kata kata tertulis, membenci coretan coretan yang dibuat pada malam hari seolah-olah mereka daging yang punya nama dalam lipatan kulit berongga? Atau, aku tak bisa memikirkan alasan lain bagi setiap perasaan yang hanyut bersama hormon dalam darahku yang mulai biru membeku. Lalu apa lagi ini, ketika kehadiranmu semakin merumitkanku-otak reptilku? Dan setiap penjelasan menjadi terdengar aneh, lebih aneh dari setiap kata yang kubaca lebih -namamu- dalam susunan rapi bak puisi. Yang duduk termenung dalam pandanganku yang memesona, yang karenanya ;di bawah naungan cahaya rembulan aku bersedia memberikan sepenggal demi sepenggal penyingkapan...
Kamis, 06 Juni 2013
Langganan:
Postingan (Atom)