Jika Kau Percaya Bahwa Alien Itu Ada - suginugi | blog ajaib Jika Kau Percaya Bahwa Alien Itu Ada

Ajaib Hot News :

Selasa, 10 Maret 2015

katalogi: , , ,

Jika Kau Percaya Bahwa Alien Itu Ada

Alien, cerpen, aegrisomnia




Jadi, apakah menurutmu Alien itu ada?

.....

Lembang, kota bintang, di suatu pagi yang cerah, menjadi terlalu silau karena mentari seukuran tutup panci baru saja terbit di ufuk timur, menyembul dengan agak acuhnya di balik gunung-gunung yang mengelilingi kota ini. Sebagian orang di kota ini pun telah sibuk dengan berbagai aktifitasnya, beberapa orang telah pergi ke pasar, ke kebun, ke sekolah, ke pangkalan ojek, ke toilet dan sebagian yang lain mungkin masih terjebak di bawah selimut tebal yang menghantarkannya ke belahan dunia lain.


Jadi, apakah menurutmu Alien itu ada?” 


Tiba-tiba saja pertanyaan itu muncul di kepalaku ketika aku membaca ayat suci Al Quran di serambi rumahku pagi itu.

Dan diantara ayat-ayat-Nya adalah menciptakan langit dan bumi; dan Dabbah yang Dia sebarkan pada keduanya. dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. (QS. Asy-Syura (42) ayat 29).”


Jadi, apakah menurutmu Alien itu ada?” pertanyaan itu terulang.

Tiba-tiba saja, “DHUAAAR!!!” sebuah kilat menyambar di halaman depan rumahku. Cahayanya memburamkan pandanganku. Debu-debu basah berhamburan layaknya bubuk kapur tulis yang ditiup anak SD untuk menjahili gurunya.


Dan ketika cahaya kilat itu mulai meredup, di balik asap putih yang menyeruak tampak sesosok manusia, ah tidak, aku rasa itu bukan manusia. Sosok berwarna silver dengan bentuk yang menyerupai tubuh manusia normal itu berdiri di hadapanku yang tengah terkejut.

Hah, Apa, ,,, yang benar saja?” pikirku.

Sebuah kutil berwarna hijau yang tampak di dahi sosok misterius itu membuatku terheran-heran. Untuk sesaat, aku hanya terdiam. Beberapa detik kemudian, aku tersadar.

Terkecuali bentuk tubuh yang tampak seperti manusia normal, Yaa, aku menduga –dengan sangat pasti- bahwa sosok yang tiba-tiba muncul di hadapanku itu adalah Alien. Warna kulit silver yg seperti panci dan kutil berwarna hijau itu adalah buktinya. Serius!

Ah, tidak, sepertinya aku sedang bermimpi” aku bergumam pada diriku sendiri. 

Aku mengucek mataku, mencubit pipiku, menampar pahaku, dan;

Jhiaaaaaa,,” teriakku tiba-tiba setelah memukul kepalaku dengan sandal yang kupakai.

Masalahnya adalah aku teringat bahwa sebelumnya aku telah menginjak kotoran ayam dengan sandal itu. Ah, tidak! Masalahnya sekarang adalah aku tahu bahwa ini bukan mimpi. Tahi ayam itu sekarang menempel di keningku.


Perkenalkan,, namaku ***** ” kata sosok berwarna silver yang tiba-tiba menghampiriku itu.

Aa,,,aaa,,, aaaah, iii,,,iyaaa,,” kataku terbata-bata. Mengangkat alis, mencoba tersenyum. “Mau ketemu siapa yaa??” lanjutku spontan seolah sedang bertanya pada seorang tamu padahal masih kaget dan bingung.

“Emh,,,,,” Alien itu bergumam, mengernyitkan dahinya, bingung karena pertanyaanku yang kulontarkan dengan cepat kepadanya, atau mungkin, dia curiga bahwa aku mulai mencurigainya sebagi agen FBI, ah, tapi itu tidak mungkin.

“...........”

Maaf membuatmu kaget, namaku *****, aku datang dari planet ****,,,,” kata sosok berwarna silver itu tersipu malu.

Iya,,, mau ketemu siapa yaa?” aku mengulang pertanyaanku padanya. 

Sungguh aku tak tahu harus berkata apa lagi. Hal ini sangat mirip seperti ketika sales obat kutil menghampirimu secara tiba-tiba di sebuah mall di Bandung ketika kau sedang mencoba untuk ‘cuci mata’. Membingungkan.

Sebenarnya aku mencari seseorang dengan akun twitter bernama @pulaspaci,, kau tahu?” jawabnya dengan tenang.

Aa,,,,” aku terkejut, lagi, untuk ketiga kalinya setelah kilat menyambar di depan rumahku dan tahi ayam di keningku. “Aada perlu apa yaa?” lanjutku.


Terjadi lagi. Aku tak tahu harus berkata apa. Hal ini mirip seperti ketika sales obat kutil menghampirimu secara tiba-tiba di sebuah mall di Bandung ketika kau sedang mencoba untuk ‘cuci mata’ dan secara tiba-tiba pula ia mengoleskan salep obat kutil itu ke ketiakmu. Mengherankan.

Jadi, kau orangnya?” tanya Alien itu mencoba meyakinkan dirinya sendiri.

Dan ketika aku akan menjawab “Iyaa” tiba-tiba saja, “DHUAAAR!!!!” sebuah kilat menyambar lagi.

...........

Ketika cahaya kilat itu mulai meredup, di balik asap putih yang menyeruak tampak sesosok manusia, ah tidak, aku rasa itu bukan manusia. Sosok dengan senyum misterius seperti yang dia tunjukkan padaku, dengan gigi putih cemerlang seperti habis gosok gigi dan brosur-brosur aneh bergambar wajahnya yang penuh jerawat, pastilah sosok itu bukan manusia. Sosok itu adalah,,, yaa, sosok itu pastilah Sales Obat Kutil.



Share This Article


5 komentar:

  1. Ketemu alien sama ketemu seles obat kutil sama-sama bikin kaget?
    Aku masih bingung apa korelasi alien sama seles obat kutil.
    Kenapa aliennya gak ditabok aja sama sendal. Biar sama-sama bau.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, ane juga bingung bang, ini cerita maksudnya apa yaa?
      yang harus ditabok itu sales obat kutilnya bang, kurang ajar dia tiba-tiba ada entah dari mana, Haha

      Hapus
  2. Misalnya kalau alien ada di dunia ini, coba tunjukin mukanya ke hadapan mas sugih wkwkwk *pisss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh aja, asal Aliennya baik hati terus tiba-tiba ngasih berlian dua kintal, Haha

      Hapus