Parodi Politik : The Gentleman Presiden - suginugi | blog ajaib Parodi Politik : The Gentleman Presiden

Ajaib Hot News :

Senin, 13 Januari 2014

katalogi: ,

Parodi Politik : The Gentleman Presiden

Sebelum terjun terjuntai lebih mendalam dalam parodi politik negeri ini, mari kita simak sebuah lagu nan filosofis dari album Nothing Like The Sun nya Sting, 1987, Englishman In New York......

A gentleman will walk but never run
It takes a man suffer ignorance anda smile
Be yourself no matter what they say........

Lagu itu adalah representasi yang pas bagi gengsi kedua orang sahabat gue. Sebut saja mereka Komat dan Kamit (sebenernya nama mereka adalah Toto Saepul Anwar dan Rizal Faisal, namun demi pencitraan MAAF nama mereka harus di-SAMAR-kan). 

Sebagai Gentleman modern dari Bandung kota Karbitan Metropolitan, tentu tak mudah bagi kedua sahabat gue untuk merintis hidup sebagai Capres dan Cawapres 2014. Pergulatan politik Indonesia yang kejam telah menenggelamkan sosok-sosok pemimpin Ideal seperti mereka.

Sebut saja Jusuf Kalla, kecakapan dan kecekatan beliau yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden tergusur oleh kepopuleran Jokowi, Gurbenur DKI. Begitu pula dengan kepopuleran Dahlan Iskan yang tergiring pelan-pelan oleh semangat dan ideologinya Gita Wirjawan dan Anies Baswedan. Nah, kedua sahabat gue pun demikian. Idealisme Komat dan Kamit sebagai Capres dan Cawapres pun ikut terbantai tak tanggung tanggung karena status mereka yang men-JOMBLO. Ngenes.


Lihat videonya Gentleman lewat youtube disini

Entakan stakato yang berjingkat jingkat sepanjang lagu itu seirama dengan perjalanan hidup dua orang bujang lapuk yang tinggal bersama ibunya ini. Komat dan Kamit mungkin menjomblo dan belum layak menjadi Pemimpin Negeri ini. Tapi, Idealisme dan semangat mereka untuk tetap menyalonkan diri patut di apresiasi.

Parodi politik,The Gentleman Presiden, capres 2014, presiden, pemimpin
Komat dan Kamit
(The Gentlemen)

Tak mau kalah oleh WIN-HT yang mengadakan Kuis Kebangsaan di RCTI. Komat dan Kamit pun memiliki caranya tersendiri untuk merebut hati rakyat Indonesia (yang terutama para janda dan gadis belia). Visi dan Misi mereka berdua adalah untuk memberantas penyakit Galau pada Kaula Muda, Mensejahterakan fakir cinta dan membantu Tuna Asmara.

Bahkan, mendengar kabar bahwa Ridwan Kamil (walikota bandung) membangun Taman Jomblo yang berlokasi tepat di bawah jalan layang Pasupati, Taman Sari Kota Bandung, kedua sahabat gue itu pun langsung merencanakan untuk membangun Taman MoveOn bila terpilih nanti. Luaaar Biasa.

Berikut adalah pernyataan mereka dalam akun Facebook resminya:


Translate: Coblos yaa teman teman, Golput itu haram, jangan dicorat-coret! hahahaha


Yaa, begitulah statmen mereka untuk menjadi The Gentlemen Presiden negeri kita ini. Statmen mereka tidak salah, setelah saya kaji ulang ternyata Benar, bahwa Golput (dalam artian tidak mau memilih pemimpin) adalah Haram. berikut dalilnya:

"Tidak Halal (haram) bagi tiga orang yang berada di sebuah permukaan bumi kecuali mereka mengangkat pemimpin pada salah satu dari mereka." (HR Ahmad)

Nah lho, ternyata memilih pemimpin adalah wajib hukumnya. Barang siapa yang tidak memilih maka terancam Jomblo selamanya. Yaa, terpaksa gue katakan karena gue sendiri pun ikut menyalonkan diri sebagai Capres dari fraksi partai Golkar,,Golongan Kartun. Krik.


Mari kita perjelas, tujuan dibuatnya artikel ini sebenarnya adalah untuk ikut menyukseskan Pilpres tanggal 9 April nanti. Ini penting, Hajatan ini bukan hanya masalah politik dan ekonomi ataupun strata sosial. Ini tentang nasib sebuah bangsa.


"Ketika Allah menghendaki kebaikan kepada suatu kaum, maka Allah menjadikan Pemimpin mereka itu orang-orang yang bijaksana dan yang memberi hukum kepada mereka itu ulama' mereka dan Allah menjadikan harta benda di dalam orang-orang dermawannya mereka...." (HR Ad Dailami)

Nah, sebagai rakyat Indonesia pada umumnya dan blogger pemilih pada khususnya, Kita wajib memilih siapa Pemimpin yang akan mengomandoi Bangsa ini. Apakah dia orang yang paham politik ataukah yang piawai beriklan? Yang memadai secara ekonomi ataukah yang pandai bernegoisasi? Mari kita pikirkan lagi!

Bangsa ini butuh Pemimpin yang lebih dari itu, yang baik secara Akhlak, baik secara moral, memadai dalam sumber daya dan kemampuannya memimpin sebuah bangsa. Agak sulit, tapi bukannnya tidak mungkin.

Gue harap dengan keberanian Komat dan Kamit (yang sebenernya nama mereka adalah Toto Saepul Anwar dan Rizal Faisal ) untuk mencalonkan diri sebagai  Capres dan Cawapres itu dapat menginspirasi kita bahwa di negeri ini masih ada yang perduli pada kemakmuran Bangsa dan rakyatnya. Titik ngga pake koma.





Toto Saepul Anwar: "Coblos yaa teman teman, Golput itu haram, jangan dicorat-coret! hahahaha"

Rizal Faisal Sutopo: "Suara anda sangat berharga bagi kami coy"

Ardia Dwi Pratama: "Calonnya juga Jomblo.... ups.."

Rizaldi Fahrulloh: "Maksud no 69 itu apa? jadi curiga"

Rizal Faisal Sutopa:

@Ari> "haha justru itu, makanya mencalonkan diri juga agar tidak jomblo lagi, kan nanti poster nya di tempel dimana2"

@Rizaldi> "aaah kamu mah Anak Bawang ngga akan ngerti urusan Anak Gede, harus nambah umur 17 tahun lagi"

Tizna Mulyana: "69 itu adalah Gaya mereka berdua di kamarnya, hahaha"

Agus Rustaman: "Curiga nih,, Apanya yang harus di coblos?"

Sugih Nugraha: "Kawan-kawanku yang berbahagia, mari kita coblos mereka berdua,,,, pake PAKU!"


Pesan Moral: Jadilah pejabat biar banyak wanita terpikat!





Share This Article


12 komentar:

  1. Buseeeet wkwkwk, kirain bakal bahas serius banget xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. LHO, ini kurang serius apa coba? :-d

      Hapus
  2. masa depan negara ada ditangan kita. mari sukseskan pilpres. kalau mau negara ini jatuh ke jurang kemiskinan coblos nomor 69. hahaha...
    baru pertama BW kesini, blognya keren eui...
    salam kenal ya..
    aku suka ni tipe tulisan yang kayak gini, menghibur banget. jadi bacanya bisa sambil ngakak. :-d

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga, iya bener mending pilih saya saja :-b

      Hapus
  3. Karna golput itu dosa, gue akan memilih capres yang menurut gue tepat di pemilu kali ini. *identitas dirahasiakan*

    BalasHapus
    Balasan
    1. jhaaa, pilih gue nih, pilih gue nih,, kayaknya =))

      Hapus
  4. sekarang gue paham, blog lo pasti akan gokil terus hahaha

    yap, bingung nih milih pemimpin buat 2014, bagi saya belum ada sosok yang benar2 meyakinkan.. harusnya yang dibenahi terlebih dahulu adalah pendidikan dan kesehatan, untuk 3 tahun kedepan, tahun terakhir baru ekonomi mikro yang dibenahi.. intinya rakyat terutama yang muda2 harus sekolah setinggi2nya, atau punya kemampuan skill yang bagus, didukung raga yang sehat.. (alah sok tau banget gue)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang bener bukan gokil sih, tapi lebih ke absurd gitu, hehe

      testi pakar pendidik tentang parodi politik emang beda banget lebih kepada pendidikan politik sejak dini yang memang harus segera dibenahi (alah komen apalagi coba ini)

      Hapus
  5. ada hukumnya juga ternyata ya. jadi takut golput nih gua. kayaknya temen lo pantes dicoblos juga sih. pantatnya. haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi sob, jangan golput yaa, klo bisa sih coblos temen ane itu,,, iya pantatnya :-)

      Hapus
  6. Ebuset, 69 nomornya. Wkakakka ada-ada aja!. ntar gue pilih ahh.

    BalasHapus