Ketika Hujan Membawa Senyuman - suginugi | blog ajaib Ketika Hujan Membawa Senyuman

Ajaib Hot News :

Kamis, 30 Januari 2014

katalogi: ,

Ketika Hujan Membawa Senyuman

Ketika hujan membawa senyuman, senyum, tersenyum, hujan, reformasi, wc

Kalian masih inget ngga jaman-jaman sebelum Reformasi? Yaa sekitar tahun 97an lah? Ketika Presiden Soeharto masih tersenyum dalam lembaran uang 50 ribu rupiah-nya. Kalo gue sih masih inget, waktu itu gue masih kelas 1 SD. Nah waktu itu di kampung gue Rumah yang ada WC nya itu masih bisa di hitung, sekitar 19 rumah kalo ngga salah.

Yang terkenang oleh gue saat ini adalah waktu itu gue masih sering ngantri di WC umum klo mau kencing atau ee berak boker. Yah meski rumah gue udah ada kamar mandinya sendiri, entah kenapa gue lebih sering boker di wc umum yang ada di kampung gue (masa iyah gue harus ke kampung sebelah kalo cuma untuk numpang boker) . 

Emh, sebenernya sih gue masih inget alasannya kenapa. Kenapa coba, ada yang bisa nebak ngga? Hehe. Selain karena untuk balas dendam alasan gue lebih suka boker di wc umum di kampung gue adalah untuk menikmati Alam Terbuka (maklum WC umum saat itu ngga ada atapnya jadi sirkulasi udaranya adem ayem, ngga ada bau ee nya).

Ketika hujan membawa senyuman, senyum, tersenyum, hujan, reformasi, wc

Selain itu, di WC umum, ngga tahu kenapa gue sering kali dapet INSPIRASI lebih baik daripada ketika gue boker dan merenung di wc rumah sendiri. Buktinya adalah ketika itu gue (yang cuma anak SD) dapet wangsit 5 angka. Eiits, jangan suudzon dulu, meski mungkin 5 angka ini bakalan tembus kalo gue pasang, 5 angka ini bukan angka Toto Gelap alias Togel.

Tapi, angka itu juga bukan angka sembarangan. Selain fakta bahwa angka itu adalah satu satunya kode rahasia yang yang masih gue kenang sejak masa masa sebelum Reformasi. Ternyata angka itu juga adalah NAMA gue sendiri yang berarti KEKAYAAN, Angka itu adalah 41975.

Ketika gue boker di WC umum dan mendapatkan wangsit tentang 5 angka itu -seperti kalian saat ini- gue juga bingung dan penasaran. Angka apaan tuh? Maksudnya apa?

Oke, sekarang kalian coba deh ketik lima angka itu di kalkulator (di kalkulator beneran, bukan yang ada di Hp atau di Kompi kalian). 4-1-9-7-5. Terus kalian coba balikkan arah kalkulator itu, maka yang terlihat adalah huruf  S-U-G-I-H. Nah kan, itu nama gue. Sugih.

Yaah, bagi kalian sih mungkin ngga aneh dan ngga ada menariknya sama sekali. Tapi bagi gue ini adalah sebuah Inspirasi yang berharga yang gue temukan ketika gue boker di WC umum di kampung gue ketika gue masih kelas satu SD. Luaar Biasa. Genius! (ketika mengingat itu lagi, gue sering senyum sendiri)

Nah, ngomong-ngomong tentang Inspirasi, kalian sadar ngga kalo awal tahun ini Curah Hujan di Indonesia sangat tinggi? Sepertinya mendung senang sekali bercumbu dengan awan sampe keringetan, yaah klo cuma malam jumat aja sih ngga masalah, tapi ini hampir tiap malam, tiap siang dan setiap ada waktu. Diliatin banyak orang lagi!

Eiiits, jangan mengeluh dulu! Meski aksi mereka sempat melahirkan Banjir tapi jangan lupa kalo Hujan juga adalah sebuah berkah. Buktinya, kerap kali ada hujan maka setiap kali itu juga banyak orang merenung, entah itu di WC umum ataupun di bawah payung. Dan setiap kali ada yang merenung maka ada pula Inspirasi dan Kesadaran yang bisa membuat seseorang menjadi lebih baik lagi. 

Ketika hujan membawa senyuman, senyum, tersenyum, hujan, reformasi, wc, doa


Inget, dulu Nabi Muhammad SAW seringkali merenung dan kemudian Beliau pun diangkat sebagai Rasul. Jangan lupakan juga Nabi Musa, Isaac Newton, Da Vinci, Siddarta Gauthama, Galileo, Aristoteles, Shakespeare dan banyak lagi orang besar yang menjadi sukses setelah mendapat pencerahan dalam perenungannya.

Bahkan, Reformasi yang terjadi di tahun 97an pun adalah berkat perenungan panjang tentang jati diri Indonesia oleh rakyatnya. Berkat itu, Kini, Lihatlah! Indonesia telah siap menyongsong kehidupan yang jauh lebih baik lagi. Lihatlah, Kini, bukan hanya Presiden Soeharto yang tersenyum tapi semua rakyatnya pun bisa tersenyum kalo ada yang ngasih uang 50ribu (yaelah, haha)

Dan karena itu kita pun sebagai warga negara yang baik patut BERSYUKUR, terutama, karena setelah Reformasi, akhirnya semua Rumah yang ada di kampung gue, sekarang sudah punya WC dan kamar mandinya sendiri. Tak terhitung jumlahnya, namun bisa gue asumsikan jumlahnya RATUSAN.

Emh, asal kalian tahu, mengingat bahwa gue dulu sering boker di wc umum tanpa atap, maka kini setelah perenungan panjang gue memutuskan untuk boker di wc yang ada di rumah gue sendiri, meski tidak bisa lagi menikmati Alam Terbuka tapi sekarang gue bersyukur karena pas boker gue ngga kehujanan dan hanyut bersama banjir serta ee gue sendiri. 

Dan bagi gue itulah sebuah berkah ketika hujan membawa senyuman.

"Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu Mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, Padahal kamu mengetahui." (QS Al Baqarah: 22)

NB: Berdasarkan kamrus (kamus rusak) bahasa Indonesia, ee adalah kata benda dan bukan kata kerja ataupun kata sifat. Maka sebagai orang Indonesia yang baik tidaklah pantas kita menggunakan kata ee untuk menunjukkan bahwa kita sedang melakukan sesuatu yang urgent di sebuah wc. Adapun berak adalah sama tidak pantasnya digunakan untuk menjelaskan situasi urgent tersebut, karena seperti yang kita tahu dalam adat istiadat Sunda berak adalah yang kami gunakan sebagai bahan dasar pupuk organik untuk sayur mayur yang kita semua makan. Berdasarkan ini, mari kita sepakati bersama bahwa kata yang pantas untuk menjelaskan sesuatu yang urgent tersebut adalah boker. Terima Kasih.

Share This Article


12 komentar:

  1. bner gan hujan itu rahmat...

    komeng sukses, dtunggu blzan u :v

    BalasHapus
  2. Betul gan
    jangan lupa kunjungan baliknya
    http://tkj-komunitas-indonesia.blogspot.com/

    BalasHapus
  3. hujan ditempat ane jarang T_T

    BalasHapus
  4. nice post! comment back! http://diverzer.blogspot.com/2014/01/deezmagazine-vol-1.html

    BalasHapus
  5. yap nice post, namun pada dasarnya segalanya memiiliki sisi positif dan negatif sih. kadarnya juga harus diperhatikan berlebihan atau kekurangan sama-sama ga baik. btw salam kenal, baru mampir nih:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju banget , , ,
      jangan lupa mampir diblog q . . .

      Hapus
  6. jiahahahaha :-d
    masih sempet-sempetnya ngitung jumlah WC di kampungnya. gak ada kerjaan apa.
    nama sugih kalau bahasa jawa artinya kan kaya, semoga nama akan menjadi berkah.
    hujan sering mengembalikan ingatan yang dulu hampir lupa, dan kalau inget masa-masa yang dulu sering senyum sendiri. kenangan memang gak bisa dihilangkan begitu saja. karena ada pada satu momen kenangan itu akan teringat kembali. :)

    BalasHapus
  7. aneh emangnya ge'...kalau musim hujan suka jadi beser, hampir 20 menit sekali pengen pipis...kenapa ya?

    BalasHapus
  8. Jiah tak kira apa? Ternyata, ada ada saja nih mas sugih

    BalasHapus
  9. seperti biasa, selalu kisah yang aneh aneh, penuh dengan narsisitas :>)

    BalasHapus
  10. ada-ada aja, pada intinya malah bhas tentang boker ya sob? tp bgus tulisannya lucu juga.. :D
    kunjungan bli y sob..

    BalasHapus
  11. gue baru tau togel itu toto gelap @-)

    BalasHapus