Cara ajaib mengatasi segala macam kesulitan - suginugi | blog ajaib Cara ajaib mengatasi segala macam kesulitan

Ajaib Hot News :

Senin, 06 Januari 2014

katalogi: ,

Cara ajaib mengatasi segala macam kesulitan

bagaimana mengatasi segala macam kesulitan,

Sebelum gue berbagi pengetahuan ajaib tentang bagaimana cara mengatasi segala macam kesulitan ini, yang menurut gue penting untuk dibaca, gue ingin menceritakan sedikit tentang masa lalu gue yang penuh cobaan dan kesulitan (biar kalian tahu betapa pantasnya gue menulis tips ini :D ). Ngga, tenang aja! Gue bukannya sedang mempromosikan diri biar kepilih jadi Presiden di PILPRES nanti., ngga sama sekali.

Cerita berawal ketika Negara Api mulai menyerang (eh bentar, salah naskah). Cerita berawal ketika gue masih kelas 5 SD. Waktu itu, gue terserang sebuah penyakit yang (maaf) menjijikan. Yaitu semacam penyakit kulit dimana seluruh tubuh gue dipenuhi dengan bintik-bintik bernanah dan itu bukan cacar ataupun bisul agak mirip tapi bukan -klo ngga kuat lambaikan tangan yaa- (baca sampe akhir juga, percaya deh, Ajaib banget)

Ini True Story Men, gue benar benar pernah terjangkit penyakit semacam itu. Masalahnya, bukan hanya karena bintik bintik bernanah itu semakin membesar dan merayapi seluruh tubuh gue, tapi, penyakit itu adalah penyakit menular dan hampir seluruh anggota keluarga gue juga ikut tertular, namun tetep, gue adalah yang paling parah. 2 tahun tubuh gue dibungkus perban, bayangin tuh, 2 tahun, gue udah berasa kayak mumi firaun aja (bedanya dengan mumi, gue lebih mirip buntelan nasi).

Klimaks dari penyakit itu adalah ketika dengan agak sadisnya Tuhan mengirim bintik bernanah itu sampe (maaf) ke kemaluan gue. Itu momen; Amazing banget, kalo dalam film, itu adalah adegan dimana sang tokoh utama udah ngga jadi tokoh utama lagi (hihi, geje banget ini yaa). Tapi bener, coba aja kalian bayangin ada bisul segede Anak Gajah di kemaluan Ibunya Gajah, Ajaib, kalian ngga bakal tahu gimana rasa sakitnya hal itu (gue aja ngga tahu, hehe)

Yaa, pokoknya sakit banget, pedih, dan rasanya udah kayak ingin bunuh diri aja. Untungnya (inilah hebatnya orang Indonesia, kesulitan seperti apapun masih ada keuntungan yang bisa didapatkan) untungnya, segala macam kepedihan dan kesulitan itu ngga ada apa apanya dibandingkan kepedihan ketika gue dijauhin sama saudara, tetangga, dan teman teman gue. Gue dibuang men. Diasingkan!

Ngga Cuma itu, Ibu gue yang waktu itu bekerja sebagai karyawati PLN, difitnah, dituduh telah mencuri uang yang sebenarnya dicuri oleh orang lain. Tapi, dengan izin Tuhan, akhirnya ibu gue lah yang harus bertanggung jawab mengembalikan uang curian itu. Alhasil, selain dipecat ibu gue juga terpaksa harus pinjam duit sama rentenir untuk mengganti uang Negara itu (berapa juta? Jangan kaget,, gue ngga tahu ckckck). Ibarat kata pepatah; sudah jatuh tertimpa tangga!

Tidak lama kemudian, bapak gue yang tukang bangunan, karena banyak pikiran tentang penyakit dan hutang istrinya, tiba tiba pingsan. Kalo cuma pingsan sih gapapa, tapi ini pingsannya pas dia lagi nembok di lantai dua. Alhasil, ketika itu bapak gue ngga cuma kehilangan kesadaran tapi juga kehilangan pekerjaan dan kemampuannya untuk berjalan. Tragis. Ibarat kata pepatah; sudah jatuh tertimpa tangga ketelen Naga!

Akhirnya, karena bapak dan ibu gue ngga punya pekerjaan, penyakit gue semakin parah (hubungannya? Jelas karena kita ngga ada duit buat berobat). Sekarang kalian bayangin betapa putus asanya gue sekeluarga! Penyakit kulit yang menyakitkan, difitnah dan terbelit hutang, tidak ada penghasilan, tidak bisa bekerja, dijauhi saudara, tetangga dan teman teman, diasingkan bahkan dibenci semua orang, kurang pedih apa coba? Kurang tragis apa coba? Bisakah kalian membayangkannya?

Terus dengan segala macam cobaan, kesulitan dan ujian berat itu apakah kami bunuh diri? Apakah kami membenci Tuhan kami? Apakah kami pergi ke dukun dan jadi kafir? Ataukah kami murtad dan jadi anggota Illuminati? Tidak bung, TIDAK! Kami sekeluarga masih hidup dan tetap menjadi Muslim yang beriman pada Tuhan dan Rasul-Nya. Alhamdulillah.

“Iman terhadap qodar akan menghilangkan kesusahan dan kesedihan.” (HR Al-Hakam)

Endly, Bapak gue udah bisa jalan lagi dan punya pekerjaan (meski sekarang kakinya jadi gede sebelah). Hutang Ibu gue Lunas (meski baru lunas setelah 5 tahun kemudian) Bahkan gue yang waktu SD nya, selama 2 tahun hidup dengan menjijikan (karena bintik bernanah di seluruh badan) sekarang, saat ini juga, gue bisa duduk berpose dengan agak gantengnya di depan kompi gue untuk berbagi pengetahuan ajaib tentang cara mengatasi segala macam kesulitan ini pada kalian, yaudah, cekidot:

bagaimana mengatasi segala macam kesulitan,

1. Ganti mantra. Gue tahu rasa sakit itu seperti apa, gue pernah mengalami sedikit dari banyak rasa sakit di dunia. Dan biasanya ketika kita mengalami rasa sakit, apapun itu, bawaannya kita selalu ingin mengeluh dan meratapinya. Ngga masalah, kalian juga boleh mengeluh atau meratapi apapun yang kalian alami, tapi, cukup kepada Allah saja hal itu dilakukan. Dan sebagai catatan penting, ganti mantra keluh kesah kalian (yang biasanya bilang; aduuh, anjing, anjiiiir, goblok, aaargh dll) dengan doa yang baik baik dan istirja. Inna Lillahi Wa inna illaihi rojiun.

“Tidak ada yang bisa menolak qodar kecuali doa dan tidak akan menambah kepada umur kecuali kebaikan dan sesungguhnya seorang hamba terhalang untuk mendapatkan rezeki karena dosa yang dilakukannya.” (HR Ahmad)

bagaimana mengatasi segala macam kesulitan

2. Keep smile ^_^. Sebenernya dengan istirja aja udah cukup untuk melewati segala macam cobaan dan kesulitan, iih beneran, waktu gue kena penyakit kulit itu gue ngga tiba tiba rajin shalat malam ataupun berdoa, waktu itu gue masih kecil, kelas 5 SD, dan dengan penyakit menjijikan itu kalian tahu apa yang gue lakukan, gue jailin semua teman teman yang jauhin gue, gue kejar kejar mereka, gue takut takuti mereka supaya ketularan. Kejam kan? Hahaha. 

Tapi, ketika malam tiba, rasa sakit dari bisul di tubuh gue kambuh, yang paling sakit adalah di (maaf) kemaluan gue. Waktu itu, selama 2 tahun, ibu gue selalu menyuntik bisul bisul itu untuk menyedot nanah nya keluar (lucunya, alat suntik gue lah yang paling sering di suntik) dan habis itu di salepin. Setiap kali ibunda gue melakukan itu, gue hanya mendengar 2 kalimat Bismillah dan Inna lillahi wa inna illaihi rojiun. Cuma itu.

Dari sana gue belajar untuk mengucapkan hal yang sama, cobaan atau musibah apapun yang terjadi jangan lupa beristirja dan berdoa. Masalah mungkin ngga akan tiba tiba selesai tapi dengan beristirja gue yakin ucapan itu akan membuat Tuhan tersenyum. Dan kalau Tuhan tersenyum, men, keajaiban apa yang ngga bisa terjadi?

3. Jangan kehilangan harapan. Inget kuntilanak? Dalam film apapun, kuntilanak adalah sosok yang digambarkan selalu tertawa dan cekikikan padahal kita tahu bahwa doi adalah hantu penasaran yang menyimpan dendam karena masalah moral. Darisana harusnya kita bisa mengambil hikmah; ngga perduli kuntilanak itu matinya karena diperkosa, dibunuh pacarnya ataupun karena kepleset jagung, kuntilanak selalu tertawa dan di akhir cerita biasanya doi bisa mati dengan tenang. Happy ending ever after!

Senyum memang tidak mengatasi masalah tapi dengan tersenyum kita menunjukkan betapa sabarnya kita, dengan bersabar kita tidak kehilangan harapan dan dengan tidak kehilangan harapan kita menunjukkan pada Tuhan betapa pantasnya kita memperoleh pertolongan dan jalan keluar.

“Aku sesuai dengan persangkaan hambaKu terhadapKu.” (HR. Bukhori)

bagaimana mengatasi segala macam kesulitan,

4. Talk less do more. Bicara memang mudah, menasihati orang lain juga mudah. Gue ngga tahu apa yang kalian alami sehingga kalian mau membaca artikel gue ini. Gue juga ngga tahu penderitaan kalian dan kalian pun ngga tahu penderitaan gue. kita sama sama tahu rasa sakit tapi kita tidak tahu rasanya rasa sakit yang dialami orang lain. Pada akhirnya, semua hal yang terjadi pada kita hanya kitalah yang bisa mengatasinya. Orang lain mungkin bisa membantu tapi yang jelas, kita harus membantu diri kita sendiri.

“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Qs Al-Ankabut ; 69)

“Memperbaikilah kalian didalam mencari penghidupan dunia (yang halal), maka sesungguhnya setiap orang akan dimudahkan menurut qodarnya.” (HR. Ibnu Majah)


5. Jangan bosen. Lha kok jangan bosen, maksudnya apa? Suka atau ngga yang namanya masalah, cobaan ataupun musibah pasti akan datang dan sering kali terulang. Sebenernya gue juga agak bosen sih kalo ada temen yang nasehatin gue “Yang Sabar aja yaah!” ini dia kan sebenernya ngga ngerasain yang kita rasain tapi berani beraninya dia bilang gitu. Iya kan? Sebenernya mereka Bener dan itu menunjukkan rasa prihatin mereka. Makanya jangan bosen dengerin nasehat kayak gitu (meskipun agak nyebelin)!

“Niscaya Kami (Allah) akan memberi cobaan kepada kalian berupa rasa cemas, kelaparan, kekurangan harta, diri dan buah-buahan, dan berilah kabar gembira terhadap orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang ketika mereka terkena musibah lalu berkata, „Sesungguhnya kami bagi Allah dan kami pasti kembali kepadaNya. Merekalah orang yang mendapat Sholawat dan Rahmat dari Tuhan mereka dan mereka orang yang mendapat hidayah.” (Qs Al Baqoroh ; 155-157)

“Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap-siaga serta bertaqwalah kalian pada Allah supaya beruntung.” (Qs Al-Imran ; 200)

bagaimana mengatasi segala macam kesulitan,

6. Jangan sombong. Cuma Allah Yang Bisa Mengatasi Kesulitan Kita. Makanya tetaplah berdoa meski entah kapan akan terkabulkan. Tetaplah berusaha meski nampak sia-sia. Percaya atau ngga, cerita tentang musibah yang gue alami waktu SD itu beneran terjadi, mungkin agak di dramatisir sih, dikit. Tapi itu adalah cobaan terberat yang pernah gue alami. Gue ngga akan lupakan itu. Rasa sakit dan kepedihan itu mengajari gue untuk mengembalikan segalanya kepada ALLAH SWT, tanpanya gue hanya seonggok daging yang hanya punya nama.

“Sesungguhnya perintahNya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya "Jadilah!" maka terjadilah ia.” (Qs Yaasiin ; 82)

“Keutamaan kalam Allah (Al-Quran) mengalahkan semua kalam sebagaimana keutamaan Allah mengalahkan makhlukNya.” (HR Tirmidzi)

Busyeeeet, panjang juga nih artikelnya. Yaa mudah2an kalian MAU membaca semuanya, hahaha, eh sebenernya masih banyak sih yang ingin gue ketik tapi gue rasa segitu dulu, kebanyakan curhat sih hehe. Yaudah, sekian Cara ajaib mengatasi segala macam kesulitan dari gue. Mudah mudahan bermanfaat!

NB 1: Sebenernya semua nasihat di artikel ini adalah untuk gue secara pribadi, adapun kenapa gue menuliskannya disini adalah agar kelak bila ada kesulitan apapun gue jadi inget "Gila, masa gue yang pernah nulis artikel tentang cara ajaib mengatasi masalah apapun ko malah mau nyerah, ayo dong berjuang.....! (kira-kira demikian) Lumayan, buat memotivasi diri sendiri.

NB 2: Kali ini gue yang mengingatkan kalian tentang pentingnya tetap berharap pada Yang Maha Kuasa, lain kali, siapapun kalian kalo liat gue hampir nyerah, tolong ingatkan lagi semua hal yang udah gue tulis di atas!

NB 3 (Ini NB yang paling Penting!): Pilpres 2014 April nanti jangan lupa coblos gue yaa! Makasih!



Share This Article


57 komentar:

  1. wah bermanfaat bgnt gan :) makasih ya

    ~ Blogwalking Dari Andrekocak Blog - Trik SEO Terbaru,Backlink Gratis ~

    BalasHapus
  2. wah keren..... dan bermanfaat sekali.... thank gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. gue ragu lo baca semua :-s
      Tapi thanks deh udah mau berkunjung :d

      Hapus
  3. Gitu tow mas, ijin bookmark dulu deh...
    btw blognya keren kok ^_^ ijin follow jangan lupa back
    -Salam Newbie-
    -Dek Blogger-

    BalasHapus
  4. tips yang gokil mas bro
    yang terpenting jangan sampai meninggalkan kesulitan
    harus dibasmi sampai akar2nya supaya ngk kembali lagi

    BalasHapus
  5. wah bner gan, kta ga boleh bosen buat nangkep nasehat... thx gan n ane tunggu kunbal u :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah bosen kali gue ke blog lu YANAA :>)

      Hapus
  6. gokil abis mas wkwkwk saya tertawa bacanya nice lah postingannya :D

    BalasHapus
  7. Thankyou, blognya kerenn makin saya jadi pengen ngeblog :)

    BalasHapus
  8. Makasih ya infonya, hebat banget caranya menggunakan kata ajaib.

    BalasHapus
  9. jarang ada blog kayak gini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. jarang ada yang komentar kayak gini :-)

      Hapus
  10. Blog Walking gan :3

    Dari Internet Hunter
    4crazy-guy.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jhaaa, cuma numpang promo doang,, tadinya mau gue hapus tp gpp buat peringatan bagi yang lain,, lain kali jangan NITIP LAPAK ! :p

      Hapus
  11. Sip.. Emang berdakwah dg cerita itu efektif.. tidak terasa kalo sedang mengguruigurui
    Izin save di HDD. (bacanya ntar kalo lagi OFF.. KEPANJANGAN ... ;-) )

    Intinya
    Tidak ada yang bisa membuat kita bahagia kecuali Allah.
    Tidak ada yang bisa membuat kita susah kecuali Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Intinya setuju banget,, silahkan gan klo mau di save, biar bisa dibaca kapan aja. Btw ane juga ngga terasa malah berdakwah, tadinya cuma mau berbagi pengalaman aja :)

      Hapus
  12. sipp gan :)

    kunjungna perdana nih, salam kenal

    BalasHapus
  13. kunjungan pertamax salam kenal dulu....

    BalasHapus
  14. Inspiratif sekali bang sugih,
    kisah nyata yg sangat luar biasa, namun mengingatkan kita (sebagai pembaca) agar tetap sabar n tabah atas cobaan yg diberikan oleh Allah.

    "Allah tidaklah membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya" (QS Albaqoroh : 286)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanallah, itu dalil Quran yang gue lewatkan,, thanks banyak gan =))

      Hapus
  15. Cacar air itu menurut saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau di bilang budug, korengan, lepra, terserah deh, tapi itu bukan cacar ;((

      Hapus
  16. ajaib banget gan sampe sampe xD wkwkw Follbacknya ditunggu sob.

    BalasHapus
  17. Mengatasi masalah yang penting butuh kesabaran...

    BalasHapus
  18. Itu benaran true story? serem banget ._.
    Yang jangan bosen tuh penting banget. Kalo sampe menyerah di tengah, habislah kita.

    BalasHapus
  19. Waah, iya tuh, jangan kehilangan harapan deh. :)

    BalasHapus
  20. siip sipp nih , saya praktekin langsung hehehehe

    BalasHapus
  21. aih, manteb nih... keprok2 deh buat kamu bro :) (h)

    BalasHapus
  22. Nasihat yang menyentuh sob, saya juga pernah alami berbagai ujian dan ternyata dapat dilalui dengan sikap sabar dan tetap menyakini bahwa pertolongan Allah itu dekat..

    BalasHapus
  23. penyakit apa ya itu nama ilmiahnya hmm

    BalasHapus
  24. mantab banget apa lagi dengan gambar yang makin bikin kita semua jadi semakin tertarik dan betah

    BalasHapus
  25. yaaa....yaaaa.....yaaaaa.....inspiring.....dan lucu

    BalasHapus
  26. artikel mu lucu bro! Tapi manfaatnya begitu besar! Good bro! Back ea?

    BalasHapus
  27. Saya pernah mengalami penyakit aneh juga sob, tepatnya di bagian jari tangan saya. Yah saya tetap melakukan kegiatan seperti biasa aja sob, tapi yang paling penting adalah kepedihan yang telah saya alami menjadikan pengalaman juga tentang arti penting bersyukur dan berjuang lebih keras walau dalam keadaan lemah dan sulit, dikucilkan banyak orang termasuk keluarga sendiri. Kalau diingat-ingat, saya jadi sedih sob. ;-( Maaf sob, kalau jadi curhat nih..

    BalasHapus
  28. Ganti mantra dengan doa dan dzikir. Hahaha. Kebanyakan emang sih ya, malah misuh-misuh kalau lagi dapet kesulitan hmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh, Top Blogwalker Indonesia mampir lagi kesini x-) Makasih nih atas kesetiaannya berkunjung, hehe

      Hapus
  29. gokil tapi menarik, mantapp lahh.... (o)

    makasih mas infonya, kalau mau info seputar Bintaro Jaya Xchange Mall silakan mampir di blog saya. makasih

    BalasHapus
  30. hahaha ngakak stori'nya ;((
    visit back ya mas. (o)

    BalasHapus
  31. 'not ending life story' ato 'story just begin' ?

    asli dramatis, tragis, "sedikit" najis tapi tetep eksis sampe skrg :D

    full thumbs up masob, gw juga puny cerita kehidupan yg gak kalah memilukan n memalukan, kalo ada waktu bisa sih share, tapi kayanya gak deh kuatir diangkat jadi novel pentalogi. hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih tepatnya sih Sejarah hampir kembali terulang, hehe

      wah kapan kapan bisa share dong, ngga jadi novel sih paling jadi artikel blog kayak gini lagi, hehe #bolehngga?

      Hapus
  32. wah terkesima saya gan dengan artikelnya


    Kunjungan baliknya gan

    BalasHapus